Patiharaw’s Weblog

Penting, Penyiapan Dana Pendidikan Anak

Posted by: patiharaw on: Januari 24, 2008

Masih banyak orang tua dizaman sekarang yang tidak siap dari segi dana ketika tiba waktunya anak mereka masuk sekolah. Padahal menyiapkan dana pendidikan bagi anak anda sedini mungkin, bukan saja lebih baik, tetapi perlu dan harus dilakukan. Apalagi bagi orang tua yang memiliki anak lebih dari satu orang. Persiapan untuk itu sedini mungkin sudah harus dilakukan.

Setidaknya ada  empat alasan mengapa anda perlu mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda, yaitu :

1.      Tinggi nya biaya pendidikan saat ini.

2.      Naiknya biaya pendidikan dari tahun ke tahun.

3.      Ketidak pastian ekonomi di masa mendatang.

4.      Ketidak pastian fisik orang tua di masa mendatang.

 

Biaya yang tinggi

Di Indonesia, sekolah swasta terkenal biasanya memiliki fasilitas yang lebih baik dibandingkan sekolah negeri. Wajar saja, modal di sekolah swasta pada umumnya jauh lebih besar apabila dibandingkan modal disekolah negeri, yang pemasukannya lebih banyak subsidi dari pemerintah dan uang sekolah yang kecil. Akibatnya, kadang-kadang sekolah negeri tidak cukup memiliki dana untuk memberi fasilitas-fasilitas pendidikan yang dibutuhkan.

Inilah yang menyebabkan banyak orang tua murid yang mampu melirik sekolah swasta, sekolah yang biasanya memiliki fasilitas yang lebih baik. “saya katakan biasanya karena tidak semua sekolah swasta memiliki  fasilitas yang lengkap, dan tidak semua sekolah swasta bisa menghasilkan murid yang pintar. Banyak juga sekolah negeri yang karena situasi, lingkungan dan cara pengajarannya bisa menghasilkan banyak murid pintar,” demikian menurut seorang konsultan perencana keuangan keluarga, safir senduk, dalam bukunya mempersiapkan dana pendidikan anak (terbitan PT. Elex Media Komputindo, 2001)

Sekolah swasta di Indonesia  biasanya meminta uang pangkal yang buat sebagian masyarakat kita tergolong tinggi. Bisa berpuluh-puluh juta rupiah besarnya. Itu hanya uang pangkalnya saja atau apalah sebutannya. Di perguruan tinggi  swasta (PTS), biayanya bisa lebih gila-gilaan lagi. Bukan hanya uang pangkalnya saja yang besar, tetapi juga uang semesternya. Dibeberapa bidang studi perguruan tinggi, mahasiswa malah harus mengeluarkan biaya ekstra untuk buku dan peralatan studi dan yang lainnya. Dengan memasukkan uang SKS, maka saat ini saja uang kuliah di PTS  bisa menghabiskan ratusan juta sampai si anak lulus. Karena itu, tingginya biaya pendidikan saat ini menjadi salah satu alasan kenapa anda perlu mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda.

Selalu Naik

Anda pasti setuju bahwa biaya pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun. Namun anda mungkin tidak tahu berapa gambaran biaya pendidikan pada masa yang akan datang. Bila melihat tingginya biaya pendidikan sekarang, banyak orang tua yang memiliki anak balita sudah bertanya-tanya; “bagaimana saya bisa membiayai sekolah anak-anak saya kelak bila saat ini saja biaya sekolah sudah tinggi sekali?”

Sebagai gambaran saja: pernahkah anda naik kendaraan umum di Jakarta pada sekitar tahun ’80 – an? Bila pernah, apakah anda masih ingat berapa taarif bus pada waktu itu? “saya masih ingat untuk bus berukuran sedang (sejenis PDD) tarifnya sekitar Rp. 25,- dan Rp. 50,-“

Itu pada tahun ’80 an. Kalau sekarang anda naik bus dan msih membayar jumlah sebesar itu, bisa-bisa anda diminta turun dengan tidak hormat di tengah jalan.

Meningkatnya ongkos naik kendaraan umum itu dari tahun ke tahun antara lain karena adanya inflasi. Setiap tahun harga barang dan jasa selalu naik. Kalau pada tahun 1980 biaya hidup anda adalah Rp. 300.000,-/ bulan, maka biaya hidup anda sekarang mungkin sudah menjadi Rp. 3 juta/ bulan. Padahal jumlah barang dan jasa yang anda dapatkan sama. Ini berarti, terjadinya inflasi biaya hidup. Inflasi terjadi di (hampir) semua sektor, terrrmasuk biaya pendidikan.

Nah sekarang, bila saat ini saja biaya kuliah bisa mencapai ratusan juta rupiah hingga lulus, bagaimana kelak ketika anak anda masuk kuliah? Nah mengingat biaya pendidikan yang terus naik dari tahun ke tahun, menurut anda mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda.

Anda mungkin saat ini merasa sudah hidup berkecukupn. Karir anda bagus, anda sukses besar, penghasilan anda besar, dan anda p[unya uang yang banyak sekali. Tetapi, pernahkah anda membayangkan apa yang akan terjadi bila anda di PHK? Bila anda berwiraswata, apa yang akan terjadi kalau usaha anda baangkrut? Bila anda memiliki investasi dengan jumlah yang besar, apakah ada jaminan bahwa investasi tersebut bisa bertahan nilainya?

Kiranya kitamasih ingat krisis ekonomi berrkepanjangan diawali tahun 1997 dengan ditandai adanya krisis moneter. Tahun 1998, keparahannya mulaai terasa, banyak orang terkena PHK, banyak unit usaha gulung tikar, nilai investasi berkuragn. Waktu itu krisis moneter sudah menjadi krisis ekonomi. Tahun 1999, krisis ekonomi sudah agak mereda, walau sebetulnya masih belum berbeda jauh dari tahun sebelumnya. Tahun-tahun yang akan datang, didepan mata kita hanya ada satu dari tiga kemungkina: ekonomi akan jadi makin parah, ekonomi akan tetap seperti ini, atau ekonomi akan membaik. Tak ada yang tahu. Tapi satu hal yang pasti, bahwwa ketidakpastian ekonomi di masa mendatang bisa mengancam keuangan anda. Dan harta yang anda miliki bisa lenyap. Itulah sebabnya anda perlu mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda sejak sekarang.

Ketidakpastian juga melanda fisik orang tua. Bagaimana bila anda meninggal dunia? Bagaimana bila anda mengalami kelumpuhan? Apa yang akan terjadi bila anda mengalami kecelakaan atau stroke, yang mengakibatkan anda tidak lagi mampu bekerja? Kecelakaan bisa terjadi dimana saj. Stroke juga bisa terjadi kapan saja, walaupun kemungkinannya lebih kecil. Tetapi, anda toh pernah mendengar seseorang tidak bisa lagi bekerja karena mengalami stroke, bukan? Orang seperti ini disebut living death, yaitu orang yang masih hidup, tetapi kemampuannya seperti orang mati. Tidak bissa melalukan apa-apa.

Bayangkan apa yang akan terjadi bila risiko-risiko itu terjadi di saat anda belum mempersiapkan dana pendidikan. Akibanya jelas, yaitu tidak akan ada orang yang akan membiayai pendidikan anak anda.

Itu sebabnya, ketidakpastian fisik juga menjadi salah satu alasan kenapa anda harus mempersiapkan dana pendidikan untuk anak anda sejak sekarang, meskipun, anda masih sehat dan bisa bekerja.

1.      Memperkirakan biaya pendidikan kelak

2.      Persiapan dananya sesuai dengan jumlah biaya pendidikan yang sudah diperkirakan,

3.      Lindungi investasi anda itu dari resiko yang mengancam

Untuk memperkirakan biaya pendidikan anak anda kelak, maka perlu dilakukan:

1.      Cari informasi biaya pendidikan anak anda pada saat ini.

2.      Angkanya kalikan dengan sumsi kenaikan biaya pendidikan pertahun sampai dengan anak anda masuk sekolah.

Langkah keduanya, mempersiapkan dana pendidikannya sesuai perkiraan. Untuk ini juga ada dua cara yang anda bisa pilih :

1.      Menabung sendiri (tabungan dibank, deposito di Bank, saham, property, barang-barang koleksi, emas, mata uang asing dan reksa dana).

2.      Mengambil asuransi pendidikan.

Langkah selanjutnya adalah melindungi investasi anda dari risiko yang mengancam, yaitu:

1.      Resiko kematian

2.      Resiko tidak mampu bekerja

anda tidak bisa menghilangkan resiko kematian pada diri anda. Oleh karena itu anda hanya bisa mengantisipasi akibatnya apabila resiko kematian itu terjadi. Caranya dengan mengambil asuransi jiwa.

Secara fisik resiko tidak mampu bekerja bisa terjadi apabila mengalami cacat tetap, baik total, maupun sebagian. Akibat yang akan ditimbulkannya sama dengan apabila terjadi resiko kematian. Bagaimana mengantisipasinya? Cacat tetap bisa terjadi karean satu dari dua hal, yaitu : kecelakaan atau penyakit kritis seperti stroke, kanker atau radang paru-paru kronis. Anda bisa mengantisipasi akibat dari risiko tidak mampu bekerja dengan mengambil asuransi kecelakaan dan asuransi penyakit kritis.

Bila mengambil asuransi pedidikan berarti anda membeli tabungan dan proteksi dalam satu paket. Dengan demikian bila anda sudah mengambil asuransi pendidikan, anda sudah tidak perlu lagi mengambil asuransi jiwa. Beberapa asuransi pendidikan menambahkan unsur proteksi dengan menambahi asuransi kecelakaan dan asuransi penyakit kritis.

Semoga informasi ini menambah manfaat……

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Waktu

Januari 2008
S S R K J S M
    Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.